Sejak tanggal 9 Agustus 1984 Panitia (dalam hal ini ORARI Daerah Jakarta, ORARI Jabar) telah mulai kegiatannya membenahi bumi perkemahan tersebut dengan mendirikan stasion-stasion untuk saling komunikasi dan mendirikan tenda-tenda kontingen dari Daerahllokalyang akan turutserta dalam apel besar tersebut di atas.
Tanggal 10 Agustus 1984 bumi perkemahan Cibubur mulai sibuk, sebahagian utusanlkontingen Daerah satu persatu telah bermunculan, spanduk-spanduk mulai terbentang di sana sini dengan tulisan-tulisan yang cukup menarik perha-tian terutama untuk membangkitkan semangat berkreasi dalam merakit kompo-nen elektro buatan sendiri.
Stand-stand Pameran mulai dipajang dengan khas daerah masing-masing menam-bah semaraknya suasana, antena-antena buatan sendiri bermunculan di mana-mana tidak ketinggalan alat-alat komunikasi yang menampilkan prestasi anggota dalam merakit pesawat HF, VHF dan Iain-lain sehingga siap pakai. Foto-foto kegiatan diatur sede-mikian rupa, mereka bekerja siang malam tak kenal lelah, walau makan minum tidak teratur, tetapi semangat gotong royong dan mengabdi kepada kepentingan Organisasi sangat didahulukan satu hobby, satu ba-hasa, satu kesatuan Amatir Radio Indonesia.
Kegiatan Stand Pameran hari itu sudah dimulai walau acara kegiatan belum dibuka dan menjelang sore hari tempat parkir mobil sudah padat dengan berbagai jenis kendaraan. Dari berbagai Daerah/Lokal telah tercatat sejumlah 2.100 orang pengunjung. Kontingen terbesar adalah dari Daerah Jawa Barat dengan rombongan kesenian Daerahnya yang terkenal (Jaipongan leng-kap dengan gamelan dan penabuhnya) ke-mudian menyusul Kontingen dari ORARI Daerah Jawa Timur berikut tarian gand-rungnya khas Bayuwangi berikut pengiring-
nya serta sebuah ambulance (Emergency Mobile Unit) lengkap dengan alat komunikasi yang merupakan stasion bergerak siap pakai dalam keadaan bagaimanapun teru-tama Pertolongan Pertama pada Kecela-kaan.
Ratusan terfda yang disediakan oleh Panitia semuanya terisi, bahkan masih kekurangan, terutama kekurangan pelayanan bagi para tamu yang berdatangan dari dae-rah. Panitia telah bekerja sebaik-baiknya, namun karena waktu yang sangat sempit dan segalanya dikerjakan dengan terburu-buru sehingga tentunya terdapat berbagai kekurangan-kekurangan yang tidak dapat dihindarkan. Tetapi kesemuanya ini merupakan pelajaran berharga yang dapat diambil manfaatnya bagi Daerah lain yang akan mendapat giliran sebagai tuan rumah. supaya dari jauh-jauh sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan sempurna, demikian keluh Bp. Drs Dudy Effendy t (YC0DYN) Sekretaris Umum Panitia HuT ORARI Ke 16 Cibubur.
Tanggal 11 Agustus 1984 pagi hari pada pukul 07.30 acara perlombaan Fox Hunting yang diikuti oleh sejumlah 64 regu dari berbagai Daerah/Lokal dimulai dengan start regu pertama dilepas oleh Bapak dr. Sukar-to Sekjen ORARI Pusat. Perlombaan ini dimenangkan.oleh regu dari Daerah Jateng (Lokal Semarang).
Pukul 15.00 WIB. diadakan pertandi-ngan sepak bora antara kesebelasan ORARI melawan kesebelasan Panguyuban Pelawak DKI Jaya. Diantaranya terdaftar pelawak terkenal JOJON dan kawan-kawan, yang dimenangkan oleh kesebelasan Panguyuban dengan 0-2 untuk Panguyuban lawak JOJON CS.
Pukul 18.00 WIB diadakan perlombaan DX Hunting (DX Contest) dan berakhir pada jam 23.00 WIB, diikuti oleh 8 (delapan) ORARI Daerah, yang dimenangkan oleh kontingen ORARI Daerah Sumatera Barat.
Pukul 20.00 WIB dimulai pertunjukan malam kesenian panggung terbuka. Saat itu Penari-penari jaipong dari Jawa Barat menunjukkan kebelehannya tidak ketinggalan kesenian GANDRUNG dari Jawa Timur, yang didatangkan dari Bayuwangi Sponsor dari ABC menyajikan band beserta penyanyi-penyanyinya selanjutnya ABC mengadakan pemutaran film untuk menambah semaraknya suasana.
Arena Cibubur bagaikan Pasar Malam, disemarakkan oleh lampu-lampu Stand Pa-meran ORARI Daerah & Lokal, Restaurant-restaurant mini beratur di sepanjang bumi perkemahan, hanya sayangnya hujan pun turun menyirami lapangan turut memeriahkan malam kesenian tersebut.
Lebih ramai lagi ketika semua aliran listrik kortsluit semua menjadi gelap, yang paling sibuk adalah Stand Koperasi ORARI Pusat, dimana pengunjungnya sangat ramai
dan tentunya bagian keuangan merangkul semua uang yang berada di atas meja. Un-tunglah keadaan dapat diatasi segera, kem-bali Cibubur gemerlapan bagaikan disiang hari. Pada tanggal 12 Agustus 1984, adalah acara puncak dari Peringatan Hari Kemerde-kaan R.I. ke 39 & Hut ORARI Ke 16 di Cibubur. Sejak jam 08.00 WIB pagi demi berbagai barisan dari kontingan Daerah memasuki lapangan upacara. Panji, Pataka dan Dwaja Lokal bergabung jadi satu megah berkibar ditengah-tengah arena tempat mengadakan upacara apel besar ORARI apel bendera dan suasana berlang-sumg.khidmad. Inspektur Upacara adalah Menteri Parawisata Pos dan Telekomunikasi Bapak H. A. Thaher, selesai menerima penghormatan, langsung berkeliling mengadakan inspeksi didampingi oleh Ketua Panitia serta Ketua Umum dan Ketua I ORARI Pusat diiringi lagu-lagu Mars dari Drum Band.
Pada saat upacara berlangsung berisan panji ORARI berdiri tegap, warna kuning keemasan kemilau ditimpa cahaya matahari pagi, merupakan kebanggaan ORARI yang melambangkan keagungan, bulatan putih di tengah merupakan lingkaran proyeksi bola dunia dimana ORARI bereksistensi berwadah sebagai satu bagian dalam jaringan dunia Organisasi Amatir Radio Internasional.
Di tengah bulatan terdapat belah ketupat berwarna merah, adalah lambang kebera-nian, aktif, konstruktif, berani berpartisipasi dalam menghadapi lajunya segala bentuk modernisasi di bidang elektronik. Kemudian Symbol-symbol komponen elektronika yang tertera di dalamnya melambangkan persatuan dan kesatuan Amatirisme Radio di Indonesia.
Acara selanjutnya, pembacaan kode etika Amatir Radio yang diikuti oleh seluruh peserta setelah terlebih dahulu tafakkur sejenak mengheningkan cipta bagi para arwah pahlawan Bangsa yang telah mendahului kita. Dalam upacara puncak tersebut Menteri Parpostel berkenan menyerahkan Surat Penghargaan kepada anggota ORARI yang telah berpartisipasi di berbagai bidang kegiatan terutama bagi mereka yang selalu aktif dalam menanggulangi bencana alam dan bantuan kemanusiaan. Yang paling unik adalah IAR-IAR para pejabat anggota kehormatan yang diterjun-kan dari udara oleh penerjun-penerjun payung ORARI dari ORARI Daerah Jakarta dan ORARI Daerah Jabar yang be-gitu manis mendarat di bumi perkemahan Cibubur tepat di depan panggung kehormatan. IAR yang sempat melayang-layang di udara pada pagi hari itu adalah IAR yang diperuntukan bagi Bapak H. A. Tahir Menparpostel sendiri, Menkokesra, Sekjen De-perhub, Irjen A.D, Panglima Kodau V, dan Jaksa Tinggi DKI Jaya. Penerjun dari ORARI Jabar dengan segala atributnya saat itu berayun-ayun di udara hadirin terharu melihat serta mendengarkan para penerjun payung mengadakan QSO dengan rekan yang di darat yang menyatakan mereka sedang melayang-layang di di udara dengan ketinggian sekian feet dan lain sebagainya. Setelah tiba di bumi perkemahan mengadakan demonstrasi gelar komunikasi emergency.
ORARI Daerah Jakarta mengadakan demonstrasi penanggulangan Gawat Darurat (PPGD). Seusai menyaksikan demonstrasi PPGD Daerah Jakarta Menparpostel berkenan pula meresmikan berdirinya Stasion Darurat RUMKITAL dengan sebuah Emergency Mobile Unit (Ambulance 118) di bawah pimpinan dr. Mintohardjo.
Mempenparpostel dengan beberapa Pejabat beserta tamu VIP lainnya melanjutkan acara dengan berkeliling mengunjungi stand-stand pameran untuk menyaksikan pesawat rakitan anggota ORARI, pameran QSL Card/Award yang diperoleh oleh anggoia dalam mengadakan QSO keluar negeri baik phone maupun CW. Bapak Erlangga (YBOBZZ) dari Biro QSL Card, "Bahwa anggota ORARI kini berjumlah lebih kurang 40:000, anggota yang senang mengudara ± 10.000 orang, ini berarti 10.000 QSL Card beredar setiap hari, bagi Pemerintah berarti pemasukan perangko 10.000 x Rp 150,- dalam sehari. Setahun silahkan hitung sendiri, dan itulah salah satu segi (income) manfaatnya ORARI bagi Pemerintah, dan sekaligus akan ditingkatkan QSL Card memperomosikan obyek wisata.
Selanjutnya Menteri bersama-sama dengan Dirjen Postel dan Kakanwil Pariwisata me-mutuskan bahwa sebagai pemenang Pameran QSL Card adalah ORARI Daerah Jakarta.
Bapak Dudy Effendii (YCODYN) selaku Sekretaris Umum Panitia dalam kesempatan wawancara dengan wartawan CQ NUSANTARA menyatakan bahwa "Secara umum Apel Besar/Apel Bendera ORARI yang berlangsung pada tanggal 11-12 Agustus 1984 boleh dikatakan sukses, meskipun tidak luput dari kekeliruan-kekeliruan dan kekurangan-kekurangan terutama dalam mempersiapkan akomodasi serta fasilitas-fasilitas lainnya bagi para kontingen-kontingen yang berdatangan dari luar Jawa".
Biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan di Cibubur. menurut Bapak Wibisono (YD0BOK) Rp 12.000.00 (dua belas juta rupiah) ditambah bantuan dari para Sponsor Utama P.T. KRAMAYUDA, Battery ABC dan Iain-lain".
Melalui CQ NUSANTARA, Ketua Umum ORARI Pusat & Staf serta Panitia Besar Hari Kemerdekaan RI. Ke 39/HUT ORARI Ke 16 Cibubur, menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua fihak yang telah turut berkarya dan berpartisipasi dalam melaksanakan tugas Nasional ini, semoga Tuhan melindungi kita, serta dapat memberikan manfaat dan berhasil guna dalam berbakti kepada pembangunan Bangsa dan Negara, melalui pembinaan pengembangan Amatirisme Radio di Indonesia.
Sampai jumpa, 73.
Disusun oleh : YCOVA