Akhir minggu pertama bulan Agustus (1/8 – 3/8) frekuensi kerja ORARI Daerah Jakarta (ODJ) dan beberapa frekuensi kerja ORARI Lokal di DKI Jakarta diramaikan oleh celoteh anggota Gerakan Pramuka yang mengikuti kegiatan Jamboree On The Air (JOTA). Bersamaan dengan itu para Pramuka juga berkomunikasi dengan sesama Pramuka dari seluruh Nusantara dan 24 Negara sekawasan Asia Pasifik melalui fasilitas internet. Beberapa diantaranya bahkan menggabungkan teknologi internet dengan perangkat radionya untuk ber’jamboree’.
JOTA yang berlangsung dari tanggal 1 Agustus sampai dengan 3 Agustus 2008 ini merupakan JOTA Nasional yang ke 62. Bersamaan dengan itu pada tanggal 2 Agustus dan 3 Agustus berlangsung juga “4th Asia Pacific Region Air Jamboree” (APAJ) yang kali ini di selenggarakan oleh Organisasi Kepanduan Bangladesh. Untuk pertama kalinya pada tahun 2005 yl. APAJ di selenggarakan oleh Indonesia. APAJ kedua diselenggarakan oleh Australia dan yang ketiga oleh Jepang.
Di wilayah kerja ORARI DKI Jakarta, selain YB0S yang berlokasi di Cibubur (OI33kp) dan bertindak sebagai Stasiun Induk Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (Kwarnas), koordinasi dilakukan melalui YB0ZS yang berlokasi di Gedung Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (Kwarda) DKI Jakarta, Jalan Diponegoro 26 (OI33kt) dengan 11 stasiun penyertanya.
Dari daftar alokasi callsign yang terpasang di YB0ZS tampak bahwa di tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) ada 5 stasiun JOTA Kwarcab dari 6 Kwarcab yang ada di DKI Jakarta, yaitu YC0ZSA Kwarcab Jakarta Pusat (OI33ku), YC0ZSC Kwarcab Jakarta Timur (OI33kq), YC0ZSD Kwarcab Jakarta Selatan (OI33jp), YC0ZSE Kwarcab Jakarta Barat (OI33ju) dan YC0ZSF Kwarcab Kepulauan Seribu (OI34ig).
Selain 5 stasiun JOTA Kwarcab ada 2 stasiun JOTA Kwartir Ranting (Kwaran) yaitu YC0ZSK Kwaran Kemayoran (OI33ku) dan YC0ZST Kwaran Tanah Abang (OI33jt).
Kemudian ada 4 Stasiun JOTA Gugus Depan (Gudep), masing-masing YC0ZSG Gudep Pramadewa/ SMAN 66, YC0ZSH Gudep Syailendra/ Al Ikhlas Cipete-Cilandak, YC0ZSI Gudep KHD-CND/ Al Izhar Pondok Labu (OI33jr), dan YC0ZSJ Gudep Dharma Jaya.
Antusias Pramuka ber JOTA
Di stasiun radio YB0ZS secara bergiliran adik-adik Pramuka mendapat penjelasan tentang ORARI dan kegiatannya serta pengarahan tentang operating procedures dari ’Kak’ Prihandoyo YB0ECT dan ’Kak’ Tommy YD0LDT untuk kemudian ber QSO dengan peserta pada stasiun JOTA lainnya. Selama kegiatan kali ini, tidak kurang dari 170 Pramuka telah mendapat kesempatan berkomunikasi dengan menggunakan fasilitas ORARI.
Disamping fasilitas radio amatir yang dikelola oleh ORARI DKI Jakarta, di aula Kwarda tersedia 10 komputer yang terhubung dengan internet di mana para peserta juga dapat berkomunikasi dengan asyiknya.

Di wilayah Jakarta Pusat diaktifkan tiga stasiun yaitu YC0ZSA, YC0ZSK dan YC0ZST yang masing-masing bertindak sebagai stasiun JOTA Kwarcab Jakarta Pusat, Kwaran Kemayoran dan Kwaran Tanah Abang.
Kak Husni R, Pembina Pramuka yang berpangkalan di SMAN VII Jakarta Pusat menyatakan bahwa kegiatan ini ternyata sangat menyenangkan ”Adik-adik Pramuka saya sangat antusias mengikuti kegiatan ini sejak pelatihan di Kwarda yl. Beberapa diantaranya bahkan sudah menyatakan keinginannya untuk ikut ujian Amatir Radio” katanya saat dijumpai di YC0ZST yang memancar dari Sekretariat ORARI Lokal Tanah Abang. ”Saya sebagai tuan rumah juga senang karena ada harapan ’penerus’ hobby kita” demikian ungkap Nurdin Anwar YC0PJ sang Penanggung Jawab stasiun YC0ZST.
Suasana meriah tampak jelas di lokasi yang menjadi stasiun JOTA YC0ZSA & YC0ZSK. Di tepi lapangan Bazoka, Kompleks Kodam Cempaka Putih, terbentang tenda parasit besar yang dapat menampung para peserta kegiatan dari Kwarcab Jakarta Pusat. Di seberang lapangan terbentang antena radio dan tampak pula antena internet yang terhubung dengan pusat kegiatannya. ’Kak’ Anton YC0LTM dengan sabar melayani pertanyaan para peserta yang kemudian secara bergiliran ber QSO baik melalui radio maupun internet. Dalam sesi pengenalan ’ham-radio’ tersebut tampak juga kak Wahyu YD0MPE. Kakak yang satu ini memang Pramuka yang telah menjadi anggota ORARI juga seperti kak Hardi YD0ODT dll.

”Ternyata dengan fasilitas radio ORARI kita dapat juga terhubung dengan internet. Tanpa sambungan telepon di lokasi ini lho kak” ujar Anto, Pramuka yang juga DKR Kemayoran ini menjelaskan kegiatannya berkomunikasi dengan stasiun JOTA lain melalui komputernya dengan didampingi ’Kak’ Bambang YD0NWM selama berkomunikasi.
Di ’radio corner’ Ibam YD0NWM, Hardi YD0ODT dan Purwantomo YC0KOJ mendampingi adik-adik Pramuka berkomunikasi melalui radio VHF. Sementara di HF corner ada Wayan Aries YB0CBO dan Andayanto YC0KBE yang juga sebagai Penanggung Jawab kedua stasiun yang memancar dari kedua lokasi tersebut.
Dari Sekretariat ORARI Lokal Grogol juga memancar YC0ZSE Stasiun JOTA Kwarcab Jakarta Barat dengan Penanggung Jawab Pandhit Amanvijaya YC0DDT. Tampak sibuk juga pada hari minggu itu (3/8) Sofyan YD0NNX dan Suhana YD0MRJ. ”Tampaknya adik-adik Pramuka ini cepat sekali belajarnya. Kami sekarang cukup memantau tanpa harus mendikte mereka dalam berkomunikasi” ujar Ibu Sara YC0HTY yang juga pengurus ORARI Lokal Grogol. Lebih lanjut para pengurus juga menyampaikan bahwa ”empat dari mereka akan kami bantu untuk ikut ujian Amatir Radio dalam waktu dekat ini”
Pramuka ber’callsign’
Di wilayah Jakarta Selatan ada empat stasiun JOTA yang semuanya saat ini dikelola oleh Pramuka yang telah menjadi anggota ORARI. Di YC0ZSD Stasiun JOTA Kwarcab Jakarta Selatan, selain Kak Taufik YF0BRR ada Kak Eko YD0OJX, Kak Taufan YD0OJS dan Kak Irwan YC0MXV dari ORARI Lokal Pasar Minggu.
Bobby YC0NHL dari ORARI Lokal Cilandak hampir tidak pernah absen setiap JOTA mendampingi adik-adik Pramuka Gudep Pramadewa di SMAN 60. Apalagi setelah Kak Bowo (YC0LXH), salah seorang alumninya, menjadi anggota ORARI. Demikian pula halnya Kak Unggul (YC0TBU) dengan Gudep Syailendranya di Cipete dan Kak Randi (YC0RAN) dengan Gudep Al Izharnya di Pondok Labu.
”Kapan ada ujian Amatir Radio lagi Kak? Kami mau ikut” demikian ungkap Kak Ridho, DKC Jakarta Timur yang mengelola stasiun JOTA YC0ZSE. Ungkapan yang sama juga selalu muncul pada setiap kunjungan ke Stasiun JOTA. ”Setiap JOTA berakhir selalu ada Pramuka yang jadi anggota ORARI. Kali ini tidak kurang dari sepuluh orang Pramuka sudah memastikan untuk ikut ujian Amatir Radio pada bulan November mendatang” demikian disampaikan Kak Triadi, Andalan Daerah urusan Komunikasi Kwartir Daerah DKI Jakarta pada rapat evaluasi JOTA (11/10) di Gedung Kwarda DKI Jakarta yang menargetkan untuk JOTA mendatang seluruh Kwarcab yang ada di DKI Jakarta akan ikut ber-JOTA.
JOTA di Kepulauan Seribu + Depok
Sejak tahun 2007 yang lalu Pramuka di Kepulauan Seribu juga ikut berJOTA. Kali ini dari Kwarda DKI Jakarta diberangkatkan Kak Adit YC0LJH dan Kak Irwan YD0NFC. Mereka berangkat dengan membawa perlengkapan lengkap untuk sebuah setasiun JOTA. ”Di Pulau Pramuka kami disambut dengan antusias para Pramuka yang ingin berhubungan dengan Pramuka dari daerah lainnya” kata Adit. Lebih lanjut dia menceriterakan bahwa mereka sangat senang setiap kali dapat kenalan baru termasuk dari manca negara. ”Kegembiraannya lebih dari ketika mereka terima hadiah” katanya.
Kegembiraan adik-adik Pramuka Jakarta ini tidak dapat dipungkiri bertambah dengan bergabungnya Stasiun JOTA ORARI Lokal Depok YC1ZOH yang didampingi oleh ’Kak’ Jaelani YB1GJS dan ’kak’ Boy YC1DLV yang selain menyediakan fasilitas radio HF menyiapkan juga fasilitas radio VHF.
Secara bergantian teman-teman Pramuka DKI Jakarta tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk dapat berkomunikasi dengan teman Pramuka dari daerah lainnya.
(Penulis Triadi P Suparta-YB0KVN, adalah juga anggota Pramuka yang ikut mengelola JOTA di tingkat Nasional sejak tahun tujuh puluhan dan kemudian menjadi anggota dan ikut mengelola ORARI sejak tahun 1982.)